Sabtu, 10 Maret 2012

askeb bumil Trimester I


BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

1.      Kehamilan
a.       Pengertian
à Kehamilan merupakan pertemuan antara ovum dan sperma (konsepsi) di ikuti dengan proses nidasi pada endometrium dan plasentasi disertai perubahan fisik dan psikologis (Rustam Muchtar, 1998 hal 17)
à Ditinjau dari usia kehamilan, dibagi menjadi tiga :
Triwulan Pertama  : 0 sampai 12 minggu
Triwulan Kedua    : 13 sampai 28 minggu
Triwulan Ketiga    : 29 sampai 42 minggu
(Manuaba, 1998 hal 125)
b.   Tanda dan gejala wanita hamil
v  Tanda kemungkinan hamil
1.       Amenorea (terlambat datang bulan)
2.       Mual (nausea) dan muntah (emesis)
3.       Ngidam
4.       Sinkope atau pingsan
5.       Payudara tegang
6.       Sering miksi
7.       Konstipasi atau obstipasi
8.       Pigmentasi kulit
9.       Epulis
10.   Varises
v  Tanda tidak pasti hamil
1.      Rahim membesar
2.      Pada Pemeriksaan dalam dijumpai
-    Tanda Hegar (melunak dan memanjang istmus uteri)
-    Tanda Piscaseck (uterus membesar kearah tertentu)
-    Tanda Chadwick (keunguan pada vagina dan serviks)
-    Kontraksi Braxton Hicks
-    Teraba balloment
3.      Pemeriksaan kehamilan positif (plano tes )
-    Gerakan janin dapat dirasakan
-    Denyut jantung janin
-    Terlihat tulang-tulang janin dalam foto rontgen / USG
c.   Perubahan fisiologik wanita hamil
1        Uterus
-          Rahim membesar akibat hipertrofi dan hiperplasi otot polos rahim, berat uterus meningkat, pada bulan-bulan pertama kehamilan seperti buah alpukat
-          Pada minggu pertama; islhmus rahim mengadakan hipertrofi dan bertambah panjang sehingga jika di rahim terasa lebih lunak (tanda Hegar)
-          Serviks uteri bertambah vaskularisasi (tanda Goodell); karena pertambahan dan pelebaran pembuluh darah warnanya menjadi liquid (tanda Chadwick).
2        Ovarium
-          Ovulasi terhenti
-          Masih terdapat torpus luterium graviditas sampai terbentuk plasenta
3        Vagina & vulva
4        Akibat hipervaskulasasi, vagina dan vulva terlihat lebih merah / kebiruan (tanda Chadwick)
5        Dinding Perut
Pembesaran perut menimbulkan peregangan dan menyebabkan robekan serabut elastik dibawah kulit, sehingga timbul striae gravidarum.
Volume darah
Meningkat hingga 25 % pada akhir trimester I
6.         System Pernapasan
Kadang-kadang mengeluh sesak nafas, yang lebih menonjol pernapasan dada
7.      Saluran pencernaan
Saliva naik dan pada trimester I mengeluh mual muntah, terkadang terjadi konstipasi
8.         Tulang & gigi
Persendian panggul akan terasa lebih longgar, dan sedikit pelebaran pada ruang persendian
9.         Kulit
Terjadi hiperpigmentasi
10.     Muka                     : closma gravida
11.     Payudara               : areola mamae
12.   Perut                      : linea lingsa dan strie
13.  Vulva                      : chadwick      
14.  Kelenjar endoktrin
a.       Kelenjar tiroid        : dapat membesar sedikit
b.      Kelenjar hipofise    : dapat membesar terutama lobus anterior
c.       Kelenjar adrenal     : tidak begitu berpengaruh
15.  Metabolisme
a.       Berat badan naik  6,5 – 16,5 Kg
b.      Metabolisme mineral
- Kalsium   : 1,5 gram / hari
-Fosfor      : 2 gram / hari
-Zat besi    : 30 – 50 mg / hari
-Air            :  7 – 8 gelas / hari
16.  Payudara
Bertambah besar, tegang dan berat, jika diperas akan keluar kolustrum, pada trimester ke II dan Ke III.
              Standart Minimal Asuhan Antenatal Care (TT) yaitu:
a.       Timbang berat badan
Peningkatan berat badan ibu hamil total 10-13 kg naik tiap minggu ½ kg.
b.      Pengukuran tekanan darah
c.       Pemberian Imunisasi TT
d.      Pengukuran TFU
e.       Pemberian tablet
f.       Tes terhadap PMS
g.      Temu wicara dalam rangka persiapan rujukan




2.   Emesis Gravidarum
a.       Pengertian
a.       Emesis Gravidarum merupakan keluhan umum yang disampaikan pada kehamilan muda. Diduga akibat perubahan hormonal pada wanita yakni peningkatan hormon estrogen, progesterone, dan dikeluarkannya HCG
 ( Rustam muchtar )
-     Emisis Gravidaru : rasa enek yang menyebabkan keinginan untuk muntah dan merupakan keluhan umum yamh disampaikan pada kehamilan muda
- Emisis gravidarum : Terjadi mual muntah serta sakit kepala dan pusing terutama pada pagi hari
( Sarwoni, 1999 )
b.      Etiologi
Karena aterdapat peningkatan hormone esterogen, progesterone dan keluarnya HCG dan factor psikologis.
c.       Patofisiologi
- Hiperemesis Gravidarum
- Kekurangan nutrisi
- Dehidrasi
- BBLR
- Bayi Prematur
- Asfiksia
- IUFD


d.      Gejala klinis
Kepala pusing terutama pagi hari, disertai mual muntah sampai kehamilan berumur 4 bulan
e.       Terapi (penanganan)
1. KIE tentang hamil muda yang selalu dapat disertai emesis gravidarum. Emesis gravidarum akan berangsur-angsur berkurang sampai umur kehamilan 4 bulan.
2.      Beri nasehat agar tidak terlalu cepat bangun dari tempat tidur, sehingga tercapai aliran darah menuju susunan saraf pusat.
3.      Nasehat diet, dianjurkan makan dengan porsi kecil tetapi sering. Hindari makanan yang merangsang timbulnya mual muntah
4.      Obat-obatan, pengobatan ringan tanpa MRS pada emesis gravidarum :
a.       Vitamin yang diperlukan
b.      Vitamin B kompleks
c.       Mediamer B6 sebagai vitamin anti muntah
b.      Pengobatan
d.      Sedativa ringan : luminal 3 x 30 mg (barbiturat), valum
e.       Anti muntah : stimetil, primperan, emetrol, dan lain-lain
c.       Nasehat pengobatan
f.       Banyak minum air putih
g.      Hindari minuman atau makanan yang asam untuk mengurangi iritasi lambung
d.      Nasehat kontrol antenatal
h.      Pemeriksaan hamil lebih sering
i.        Segera datang bila terjadi keadaan normal








- ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER I
PADA NY “ A “ GIP0000 DENGAN EMESIS GRAVIDARUM
DI POLIKLINIK KANDUNGAN
RSUD DR. R. SOEPRAPTO, CEPU
                                                                                                                        
I.                                                                                              I.  PENGKAJIAN
Tanggal : 12-12-2011                                                        Jam : 09.00 WIB
  1. DATA SUBYEKTIF
1.      Biodata
Nama Istri       : Ny. “ A “                      Nama Suami    : Tn.” M “
Umur               : 21 Th                            Umur               : 24 Th
Agama             : Islam                            Agama             : Islam
Suku/Bangsa   : Jawa/Indonesia            Suku/Bangsa   : Jawa/Indonesia
Pendidikan      : SMA                            Pendidikan      : SMA
Pekerjaan         : IRT                              Pekerjaan         : Wiraswasta
Penghasilan     : -                                    Penghasilan     :  -
Alamat            : Ds. Grogol, RT : 3 RW : 6, Cepu

2.   Keluhan Utama
Ibu mengatakan hamil pertama dengan usia kehamilan 2 bulan serta mengeluh sering mual, muntah pada saat bangun tidur.

3.   Riwayat kesehatan yang lalu
Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit kronis, menular maupun keturunan kembar ( seperti hipertensi, paru-paru,jantung, asma, ims dll)

4.    Riwayat kesehatan keluarga
Ibu mengatakan bahwa keluarganya tidak pernah menderita penyakit kronis, menular maupun keturunan kembar ( seperti hipertensi, paru-paru,jantung, asma, ims dll)

5.      Riwayat Haid
Menarche                 : 14 th
Siklus                       : Teratur, 28 hari
Lama                        : 6 -7 hari
Konsistensi               : cair, bergumpal, warna merah segar,bau anyir
Disfungsi Bleeding  : tidak
Dismenore                : ya, selama haid
Flour Albus              : ya, sebelum haid
HPHT                       : 04-10-2011
TTP                          : 11-07-2012

6.      Riwayat Perkawinan
Nikah                       : 1x
Usia menikah           : 20 Th
Lama menikah          : 1 Th

7.      Riwayat kehamilan, persalinan, dan nifas yang lalu
No.
Usia kehamilan
Cara partus
Tempat partus
penolong
keadaan
BBL
Jenis kelamin
Umur sekarang
Uri
Nifas
1.
Hamil ini










8.  Riwayat Kehamilan Sekarang
Trimester I : Ibu mengatakan mengeluh mual muntah dan pusing.periksa ke bidan dilakukan pp test hasil (+), oleh bidan di berikan fe, kalk, vitamin.

9.      Riwayat Keluarga Berencana
Ibu mengatakan sebelum hamil tidak pernah mengikuti KB





10.  Pola kebiasaan sehari-hari
No.
Pola Kebiasaan
Sebelum Hamil
Selama Hamil
1.




2.





3.

4.


5.

6.



7.
8.
Nutrisi




Eliminasi





Istirahat

Kebersihan


Aktivitas

Kebiasaan



Seksualitas
Rekreasi
-    Makan 3x/hari, porsi 1 piring

-    Minum 5 – 6 gelas/hari

-    BAK 3 – 4x/hari, warna kuning, tidak ada keluhan nyeri saat kencing.
-    BAB 1x/hari, konsistensi lunak, warna kuning kecoklatan.
-    Tidur siang 1 – 2 jam/hari tidur malam 7 jam/hari.
-    Mandi 2x sehari, ganti celana dalam dan BH 2x/hari
-    Menyapu, memasak, mencuci dan mengepel
-    Tidak merokok, tidak minum-minuman keras dan tidak ketergantugan obat.
-    2x / minggu
-    Jalan-jalan, menonton TV, mendengarkan radio.
-    Makan 2x/hari, porsi 1 piring dengan nasi, sayur dan lauk.
-    Minum 7 – 8 gelas/hari dan 1 gelas susu.
-    BAK 4 – 5x/hari, warna kuning jernih, tidak nyeri.

-    BAB 1x/hari, konsistensi lunak, warna kuning kecoklatan.
-    Tidur siang 1 – 2 jam/hari tidur malam 8 jam/hari.
-    Mandi 2x/hari, gosok gigi 2x/hari, ganti celana dalam dan BH 2x/hari
-    Menyapu, memasak

-    Tidak merokok, tidak minum-minuman keras dan tidak ketergantungan obat.
-    1x / minggu
-    Menonton TV, jalan-jalan, mendengarkan radio.




11.  Keadaan Psikososial
Hubungan ibu dengan suami dan keluarga baik, kehamilan dari perkawinan yang syah, kehamilan sangat diharapkan, pengambilan keputusan utama dalam keluarga adalah suami.

12.  Latar Belakang Sosial Budaya
Selama hamil ibu tidak pantang makanan dan terdapat acara syukuran 7 bulanan.

13.  Data Spiritual
Ibu taat menjalankan ibadah, shalat 5 waktu.

14.  Pengetahuan
Ibu mengatakan mendapatkan informasi dari bidan mengenai nutrisi ibu hamil.

  1. DATA OBJEKTIF
1.   Pemeriksaan Umum
Keadaan umum        :  Baik
Kesadaran                :  Composmentis
BB                            :  40 kg
TB                            :  155 cm
LILA                        : 22 cm
Tanda-Tanda Vital   :        TD       : 90/60 mmHg
                                    Suhu          : 36,6oC
                                    Nadi          : 86x / menit
                                    RR             : 19x / menit

2.   Pemeriksaan fisik
a.                                                                                  Inspeksi          
-          Kepala/Rambut  :bersih, hitam, tidak berketombe, tidak rontok
-          Muka                  :  tidak ada coasma gravidarum, tidak ada Oedema, tidak pucat.
-          Mata                   :  Konjungtiva merah muda, sklera mata putih
-          Hidung               :  bersih, tidak ada pembesaran polip, simetris
-          Mulut                 :  Bersih, mukosa bibir berwarna merah muda, tidak ada stomatitis, tidak karies.
-          Telinga               :  Bersih, simetri, tidak ada serumen
-          Leher                  :  tidak ada pembesaran kelenjar tyroid, limfe maupun bendungan Vena Jugularis.
-          Dada                  :  pernafasan teratur/normal, payudara membesar simetris, ada hiperpigmentasi areola dan papila mame, putting susu menonjol, bersih.
-          Perut                   :  ada linia nigra, tidak ada bekas operasi
-          Ekstremitas        :  simetris, tidak polidaktil maupun sindaktil, tidak ada varices.
b.      Palpasi
-          Leher                  :  tidak teraba ada pembesaran kelenjar thyroid, limfe maupun bendungan vena jugularis.
-          Dada                  :  Payudara tidak teraba ada benjolan
-          Perut                   :  Leopold 1: TFU 3 jari atas simphisis, teraba ballotemen (+)
Leopold   II:   (-)
Leopold  III :  (-)
Leopold  IV :  (-)
-          Ekstremitas        :  tidak oedem maupun varices
c.       Auskultasi
-
d.      Perkusi
Patela reflek             :  +/+
e.       Pemeriksaan panggul luar
-          Distansia Spinarum     :  23 cm
-          Distansia Cristarum     :  26 cm
-          Konjungata Eksterna  :  18 cm
-          Lingkar panggul          :  82 cm
f.       Pemeriksaan panggul dalam
-    Tidak dikaji
3.   Pemeriksaan penunjang
-          Plano test        : (+)
-          Hb                   :
-          Urine               : - albumin       ­: -
- Reduksi      : -
4.      Kesimpulan
Ø  Ibu Hamil
Ø  G2P1001
Ø  Usia kehamilan 10-12 minggu
Ø  Intra Uterin
Ø  Kehamilan tunggal
Ø  Janin hidup
Ø  Ballotemen (+)
Ø  Keadaan jalan lahir normal
Ø  Keadaan ibu normal

II.    Identifikasi Diagnosa dan Masalah

     Diagnosa  : Ny “ A“ GIP0000 Ab000, UK : 10 Minggu 1 hari Kehamilan Normal dengan Emesis Gravidarum
Masalah         : Emesis gravidarum.
Kebutuhan     :

III. Antisipasi Masalah Potensial
-        Hiperemesis Gravidarum
-        Kekurangan nutrisi
-        Dehidrasi
-        BBLR
-        Bayi Prematur
-        Asfiksia
-        IUFD
                                                             
IV. Identifikasi Kebutuhan Segera
-        Vitamin B Complex
-        B6 dan anti muntah
-        Sedativa ringan : luminal 3 x 300 mg : valium
-        Anti mual muntah : Stimetil, primperan, emetrol

V. Intervensi
            Tanggal           : 12 – 12 – 2011                                              Jam : 10.00 WIB
            Diagnosa               : Ny “ A “ GIP00010Ab000, UK : 10 Minggu 1 hari Kehamilan Normal dengan Emesis Gravidarum
            Tujuan : setelah diberikan sakeb selama 30 menit diharapkan  Ibu dan bayi dalam keadaan sehat jasmani dan rohani selama kehamilannya ini.
1        Lakukan pendekatan pada ibu
R/ agar ibu kooperatif
2        Berikan informasi kepada ibu tentang hasil pemeriksaanR/ menambah pengetahuan ibu.
3        Anjurkan ibu untuk makan sesuai dengan porsi ibu hamil trimester I
R/ Dengan konsumsi makanan sesuai dengan porsinya (kal : 2300 gram; protein : 65 gram; Ca : 1 gram; Fe : 17 gram; Vitamin A : 6000 IU; Vitamin D : 600 IU; Vitamin C : 90 mg)
4        Anjurkan pada ibu untuk menjaga personal hygiene setiap hari
R/ Ibu mengerti dengan personal hygiene dapat mencegah terjadinya infeksi sekunder
5.                                 Beri tahukan ibu penyebab mual muntah
R/ Mual muntah disebabkan oleh perubahan hormon selama masa kehamilan, selama mual muntah tidak begitu mengganggu aktifitas maka hal tersebut normal
6.         Anjurkan ibu untuk makan sedikit tetapi sering
R/ Kebutuhan nutrisi dapat terpenuhi karena janin dalam masa pertumbuhan.
7.         Motivasi ibu untuk tetap makan walaupun ingin muntah
            R/ Dapat merangsang stimulasi untuk tidak muntah
8.                                 Berikan vitamin B complex, B6 dan obat anti muntah.
R/ Memberi tenaga pada ibu dan mengurangi rasa mual dan muntah
9.      Anjurkan pada ibu untuk imunisasi TT I
R/ Dengan imunisasi TT ibu dan janin dapat terhindar dari penyakit tetanus
10.  Berikan tablet besi (fe) dan kalk
R/  Kebutuhan Fe dan talk terpenuhi
11.  Anjurkan ibu untuk kembali 1 bulan lagi
R/ Dengan pemeriksaan rutin dapat mendeteksi dini adanya kelainan dan mengetahui perkembangan ibu dan janin

VI. Implementasi
Tanggal        : 12 – 12 – 2011                                                       Jam : 10.30 WIB
 Diagnosa     : Ny “ A “ GIP0000Ab000, UK : 10Minggu 1 hari Kehamilan Normal dengan Emesis Gravidarum
1.      Melakukan pendekatan pada ibu dengan cara mengajak berkomunikasi yang baik dan sopan supaya ibu kooperatif.
2.      informasi kepada ibu tentang hasil pemeriksaan pp test (+), keadaan ibu baik dan masih dalm batas normal walaupun sedikit lemas.
3.      Menganjurkan ibu untuk makan sesuai dengan porsi ibu hamil trimester I :
Kal : 2300 gram; protein : 65 gram; Ca : 1 gram; Fe : 17 gram; Vitamin A : 6000 IU; Vitamin D : 600 IU; Vitamin C : 90 mg
4.      Menganjurkan pada ibu untuk menjaga personal hygiene setiap hari
sehingga mencegah terjadinya infeksi sekunder
5.      Memberitahukan ibu penyebab mual muntah disebabkan oleh perubahan hormon selama masa kehamilan, selama mual muntah tidak begitu mengganggu aktifitas maka hal tersebut normal.
6.      Menganjurkan ibu untuk makan sedikit tetapi sering sehingg kebutuhan nutrisi dapat terpenuhi karena janin dalam masa pertumbuhan.
7.      Memotivasi ibu untuk tetap makan walaupun ingin muntah karena dapat merangsang stimulasi untuk tidak muntah
8.      Memerikan vitamin B complex, B6 dan obat anti muntah sehingga memberi tenaga pada ibu dan mengurangi rasa mual dan muntah
9.      Menganjurkan pada ibu untuk imunisasi TT sehingga ibu dan janin dapat terhindar dari penyakit tetanus
10.  Memberikan tablet besi (fe) dan kalk sehingga  kebutuhan Fe dan kalk terpenuhi
11.  Menganjurkan ibu untuk kembali 1 bulan lagi sehingga dapat mendeteksi dini adanya kelainan dan mengetahui perkembangan ibu dan jani.
I.                                                                                                                                                     
VII.    Evaluasi
   Selasa           : 12 – 12 - 2011                                               Jam      : 10.45 WIB
Diagnosa      : Ny “ A “ GIP0000 Ab000, UK : 10Minggu 1 hari Kehamilan Normal dengan Emesis Gravidarum
S                   : Ibu mengatakan telah mengerti tenteng penjelasan yang telah diberikan
O                  : Ibu mampu mengulangi penjelasan yang diberikan oleh petugas.
A                  :  Emesis Gravidarum
P                   :   makan porsi kecil tapi sering
                         Berikan Vit B6, kalk, dan Fe
                         Kunjungan ulang 1 bulan


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar